BALI – Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Yuri O Thamrin mengatakan ada 20 usulan Indonesia yang disampaikan dalam Pertemuan Kerjasama Ekonomi Asia Pacific (APEC) 2013 di Nusa Dua, Bali. Berikut adalah ke-20 yang disampaikan Yuri dalam siaran persnya, Rabu (2/10).

  1. Dukungan terhadap WTO 9th Misnisterial Conference melalui kesepakatan yang tertuang di dalam stand alone statement on supporting the multilateral trading system and WTO 9th ministerial conference sebagai dokumen yang disepakati di tingkat Pemimpin Ekonomi APEC.
  2. Peningkatan kerjasama perdagangan jasa.
  3. Pencapaian Bogor Goals melalui prinsip-prinsip Resilient, Inclusive and Innovative, Conected and Equitable (RICE).
  4. Peningkatan kerjasama pembiayaan perdagangan.
  5. Upaya peningkatan promosi kerjasama perdagangan produk-produk yang berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan, pembangunan di derah terpencil dan pengentasan kemiskinan.
  6. Rekomendasi pertemuan tingkat menteri UKM dan menteri Pemberdayaan Perempuan untuk peningkatan peran perempuan di bidang UKM.
  7. Rekomendasi pertemuan tingkat menteri UKM untuk peningkatan daya saing UKM.
  8. Rekomendasi pertemuan tingkat menteri pemberdayaan perempuan untuk peningkatan perempuan di sektor perekonomian.
  9. Peningkatan peran tani didalam mencapai ketahanan pangan dan kesepakatan atas kerangka kerja APEC road map on food security 2020.
  10. Peningkatan kerja sama kelautan melalui APEC initiative on mainstreaming ocean-related issues and work plan.
  11. Rekomendasi pertemuan Chief Science Adviser Meeting untuk peningkatan kerjasama IPTEK dan inovasi.
  12. Rekomendasi hasil pertemuan conference on clean and renewable energy for energy security in the Asia Pasific untuk peningkatan kerja sama energi.
  13. Rekomendasi hasil pertemuan tingkat menteri kesehatan untuk peningkatan kerja sama mengenai sustainable health care system.
  14. Kesepakatan atas peningkatan kerjasama pengembangan tanaman obat dan pengobatan tradisional.
  15. Peningkatan kerja sama pemberantasan korupsi melalui pembentukan APEC Network of Anti- Corupption Authorities and Law Enforcement Agencies (ACT-NET).
  16. Kesepakatan atas pembentukan APEC Framework on Connectivity yang terdiri dari tiga pilar yaitu konektivitas fisik, konektivitas institusional dan konektivitas people-to-people guna mendorong konektivitas APEC.
  17. Kesepakatan atas kerjasama APEC Multi-year Plan on Infrastructure Development and Investment (MYPIDI) guna mendorong peningkatan pembangunan dan investasi infrastruktur.
  18. Kesepakatan atas inisiatif Emergency Response Travel Facilitation guna mempermudah pengiriman petugas tanggap bencana beserta kelengkapannya pada saat terjadinya bencana alam.
  19. Kesepakatan atas inisiatif cross-border education cooperation guna peningkatan kerja sama lintas batas pendidikan.
  20. Rekomendasi pertemuan High Level Policy Dialogue on Travel Facilitation guna peningkatan kerja sama fasilitasi perjalanan yang mendukung sektor pariwisata.

Usulan-usulan tersebut difinalisasi pada pertemuan The Concluding Senior Officials’ Meeting (CSOM) dalam KTT APEC di Nusa Dua, Bali. Selanjutnya, hasil final akan dilaporkan pada pertemuan APEC Ministerial Meeting tanggal 4-5 Oktober 2013. Semua hasil akhir akan dibahas dan disahkan pada pertemuan pimpinan negara APEC (APEC Economic Leaders’ Meeting) tanggal 7-8 Oktober 2013. (*)