Kementerian Perdagangan RI akan mengadakan Forum Kemitraan Dagang Kecil Menengah dan Perdagangan Dalam Negeri (DKMPDN) dengan para importir, Saudi Arabia, Dubai, dan Kanada, di Hotel Cemara, Jakarta, pada Rabu (8/12/2010), pekan depan.

Direktur Dagang Kecil Menengah dan Perdagangan Dalam Negeri (DKMPDN) Kementerian Perdagangan RI, Suhanto, di Jakarta, mengatakan forum kemitraan ini akan diikuti sekitar 80 pengusaha UKM binaannya.

“80 pengusaha UKM binaan kita akan ikut dalam forum kemitraan ini. Dan Importirnya sudah konfirm. Diharapkan dengan forum tersebut dapat membuka peluang kerja sama antara pengusahaan UKM binaan kita dengan para importir dari Dubai dan Kanada, atau dengan negara lainnya,” ujarnya.

Forum ini, lanjut Suhanto, bertujuan mempertemukan para pebisnis dagang kecil menengah dan UKM lainnya dengan para importir dari negara tersebut. Diharapkan dalam forum tersebut tercipta sebuah kerja sama saling menguntungkan kedua belah pihak.

Forum bisnis tersebut rencananya akan dibuka secara resmi oleh Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan RI Subagyo. “Importir asal Kanada dan Saudi ikut sebagai pembicara. Mereka itu selama ini sudah banyak menyalurkan barang-barang UKM asal Indonesia,” kata dia.

Lebih jauh, Suhanto menjelaskan, forum ini juga akan membahas secara mendalam mengenai program skim pembiyaan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai kreditur.

Tujuannya agar pelaku usaha UKM dan bank sebagai kreditur bisa bersinergi dengan baik sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat di masa yang akan datang.

Usaha mikro ini memang perlu pembinaan secara menyeluruh dari pemerintah, sehingga UKM cepat berkembang dan mampu membidik pasar. Terlebih sektor usaha mikro ini adalah tulang punggung ekonomi rakyat, tahan krisis, dan menyerap banyak tenaga kerja.

Karenanya, dalam forum itu, Direktorat DKMPDN juga membangun kemitraan dengan Bina Lingkungan Sucopindo guna memuluskan kinerja UKM di masa mendatang.

-Kompas