JAKARTA – Fortinet mengumumkan perluasan cakupan ekosistem keamanan virtualnya yang kini mencakup Microsoft’s Windows Server Hyper-V serta infrastruktur virtualisasi Kernel-based Virtual Machine (KVM). Dirancang untuk data center, MSSP, penyedia layanan cloud, dan perusahaan yang sedang membangun infrastruktur cloud pribadi, ekosistem keamanan virtual Fortinet memberikan berbagai layanan keamanan penting antar instansi mesin virtual. Selain itu, secara unik perangkat ini menyediakan manajemen terpusat untuk infrastruktur virtual dan fisik melalui pendekatan “single pane of a glass”.

Pengumuman terbaru Fortinet ini merupakan tindak lanjut dari pemberitahuan di ajang VMworld Agustus lalu, di mana Fortinet mendemonstrasikan pembuktian konsep integrasi dengan platform virtualisasi jaringan NSX terbaru VMware yang menghasilkan penerapan kebijakan keamanan komunikasi di seluruh dan antar muatan kerja fisik dan virtual.

Pada bulan September lalu, Fortinet mengumumkan bahwa perangkat virtual FortiGate-VM memperoleh sertifikasi Common Criteria EAL 4+ untuk kemampuan deteksi gangguan serta kinerja firewall aplikasi dan firewall secara umum. EAL 4+ adalah sertifikasi peringkat tertinggi bagi vendor keamanan jaringan di kategori firewall jaringan.

Dengan dukungan terhadap Windows Server Hyper-V and KVM di samping  dukungan yang sebelumnya hadir untuk teknologi virtualisasi VMware, Citrix XenServer and Open Source Xen, Fortinet kini memberikan rangkaian solusi keamanan yang paling lengkap di industri untuk infrastruktur virtual.

“Windows Server memiliki fungsionalitas yang sangat kuat dalam membantu pelanggan kami melakukan transformasi operasi TI agar dapat menekan biaya sekaligus memberikan nilai lebih kepada bisnis mereka,” ujar Brian Hillger, Director, Server and Tools Marketing, Microsoft. “Dengan Windows Server dan ekosistem keamanan Fortinet, para pelanggan kami mendapatkan solusi terdepan di industri dengan keyakinan bahwa infrastruktur virtual mereka kini lebih aman.” (*)