Jakarta – Nice Systems mengeluarkan hasil studi mengenai tren dan praktik terbaik dari manajemen kinerja frontline. Studi ini menunjukkan, kebanyakan perusahaan tidak menggunakan teknologi kolaborasi dan metode permainan untuk meningkatkan keterlibatan karyawan. Hanya 12% dari perusahaan yang secara aktif mengumpulkan ide-ide dari karyawan frontline, dan kurang dari sepertiga yang menentukan pencapaian kinerja harian atau mingguan secara periodik.

Menurut Aberdeen Group, perusahaan yang dari awalnya menggunakan metode permainan, dapat memberikan peningkatan keterlibatan karyawan sehingga dapat mendorong hasil bisnis yang lebih baik, seperti kinerja, keterlibatan dan retensi karyawan.

Survei yang dilakukan Nice menunjukkan, perusahaan dapat secara berkelanjutan memotivasi karyawan melalui kontes, sementara hasil dari survei memperlihatkan dua dari tiga perusahaan menjalankan kontes kurang dari satu kali setiap bulan, padahal permainan bisa diterapkan untuk membuat kerja frontline fokus setiap harinya.

Ada empat hal yang dihasilkan oleh studi Nice ini, pertama didapatkan 88% perusahaan melakukan kontes dan kompetisi untuk memotivasi karyawan. Kedua, di mulainya kontes dan hasilnya sering kali dikomunikasikan melalui email (86%) dan secara verbal (49%). Ketiga, hadiah yang paling sering diberikan dalam kontes dan kompetisi adalah trofi (78%) dan insentif berupa uang (57%). Kemudian, keempat adalah mekanisme permainan jarang digunakan perusahaan, dengan hanya  31% perusahaan  menggunakan hadiah digital. “Keterlibatan karyawan merupakan keharusan untuk memberikan pengalaman pelanggan yang luar biasa,”  kata  Yochai Rozenblat, President NICE Enterprise Group.

“Riset lainnya menunjukkan bahwa karyawan yang memberikan layanan jasa merupakan satu-satunya tipe karyawan yang kurang terlibat saat ini dibandingkan tiga tahun sebelumnya. Untuk memperbaiki hal ini, perusahaan perlu memperkenalkan strategi dari bawah ke atas (bottom-up) seperti kolaborasi dan mekanisme permainan, keduanya terdapat dalam solusi terbaru kami, yaitu NICE Performance Management v6.2. Kami percaya solusi ini bisa membantu perusahaan untuk meningkatkan daya saing di pasar.”

Hasil survei NICE berdasarkan sampel lebih dari 160 responden dari 130 perusahaan yang berbeda. Industri yang berpartisipasi dalam survei ini termasuk di antaranya adalah industri layanan keuangan, asuransi dan telekomunikasi. (*)